Perempuan Sambas di Masa Pandemi

Yuk Bagikan!

Kegiatan Dialog Interaktif Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poltesa

Pojokkata.com – Badan eksekutif mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), menggelar webinar dan dialog aktif bersama mahasiswi dan pemudi kabupaten sambas.

Kegiatan tersebut juga dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda serta mendororong semangat perempuan dalam berwirausaha, sesuai dengan protokol kesehatan.

Webinar ini dihadiri oleh wakil direktur III Poltesa, Forhati Kalbar, Wakil Presiden BEM Poltesa dan seluruh mahasiswi di kabupaten sambas. 

“Badan Eksekutif Mahasiswa, Khususnya pada bidang pemberdayaan perempuan diselenggarakan dalam rangka memperingati sumpah pemuda, yang dimaksud adalah pemuda dan pemudi dalam perspektif perempuan menanggapi kondisi pandemi yang berdampak pada perekonomian,”ujar Wakil direktur 3 politeknik negeri sambas, Yuliansyah, Jumat (30/10).

 

Dia juga menjelaskan, Peran perempuan dalam menyikapi pandemi  covid-19 bagi peserta khususnya mahasiswi, diharapkan dapat menciptakan pola hidup sehat dan tentunya tetap produktif.

“Sehingga pandemi covid-19 bukan menjadi halangan dalam berwirausaha namun menjadi tantangan seperti menjalankan usaha bisnis online dan mengutamakan protokol kesehatan,” tukas Yuliansyah.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua BEM Poltesa Sambas, Tan Fitri mengatakan, perempuan mesti memiliki daya saing dan memberikan inspirasi.

“Kami berharap Wanita tidak kalah peran dengan laki-laki dan kesetaraan gender tidak sekedar kata-kata namun juga suatu perbuatan, sehingga perempuan dapat tampil di publik dengan menjadi motivator dan inspirator di lingkungan sekitar,” paparnya.

Dijelaskan dia dalam kondisi pandemi covid-19 di seluruh dunia, sedang berupaya untuk mengurangi penyebaran virus dengan membatasi warga negara asing berada di wilayah negara lain. 

“Mengamati daerah kabupaten sambas yang berbatasan langsung dengan negara tetangga malaysia, tentunya warga negara indonesia diharuskan untuk kembali pulang ke negaranya,” tuturnya.

“Sehingga kepala keluarga yang bekerja tidak mendapatkan pekerjaan setelah kembali ke kampungnya. Oleh karena itu peran perempuan juga ikut membantu mendorong perekonomian keluarga, seperti berwirausaha agar memperoleh pendapatan bagi keluarga,” tutup Tan Fitri.


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *