Jenazah PMI Korban Terkam Buaya di Sarawak Dipulangkan ke Indonesia

Yuk Bagikan!

Proses Pemulangan Jenazah PMI Yang di Terkam Buaya Melalui Perjalanan Darat
PojokKata.com – Jenazah Mohammad Syopyan Nasution (22 thn), PMI asal Medan yang bekerja di Miri, Sarawak yang menjadi korban terkam buaya di sungai Kuala Baram, Miri pada tanggal 27 Oktober 2020, hari ini jumat 6 Nopember 2020 telah dipulangkan ke Indonesua melalui PLBN Entikong dengan didampingi seorang wakil keluarga almarhum yang bekerja di tempat yang sama dengan almarhum.
Hasil koordinasi antara KJRI Kuching dengan perusahaan tempat almarhum bekerja, pihak keluarga, Polis, Rumah Sakit Miri dan agen pengantaran jenazah, telah disepakati jenazah dipulangkan/diberangkatkan ke Indonesia dari Miri dengan menggunakan agen export jenazah melalui jalan darat menuju Tebedu pada hari Kamis tanggal 5 Nopember 2020. Perjalanan darat yang ditempuh selama lebih kurang 15 jam tersebut berjalan lancar dan tiba di CIQ  (pos batas) Tebedu, Sarawak  pada hari Jumat pagi tanggall 6 Nopember 2020.
Tim KJRI Kuching yang mendampingi di Pos CIQ Tebedu, membantu proses pengeluaran jenazah dari wilayah Sarawak masuk wilayah Indonesia (PLBN Entikong). Selanjutnya tim KJRI Kuching membantu proses pemindahan dan penyerahan jenazah kepada pihak PLBN Entikong untuk dilanjutkan perjalanan menuju Pontianak setelah proses pemeriksaan administrasi dan protokol pencegahan Covid 19 diselesaikan.
Proses selanjutnya  jenazah akan diterbangkan dari Pontianak menuju Medan dengan transit lebih dulu di Jakarta  dan diperkirakan  jenazah tiba di Medan tanggal 8 Nopember 2020.
Proses pemulangan jenazah almarhun Mohammad Syopyan Nasution dari Miri sampai ke PLBN Entikong berjalan lancar, hal ini terlaksana berkat kerjasama yang baik antara KJRI Kuching dgn pihak perusahaan, pihak keluarga, pihak-pihak terkait di Miri, Pos CIQ Tebedu dan PLBN Entikong.  KJRI Kuching selanjutnya akan membantu penyelesaian hak-hak almarhum yang belum terbayarkan oleh pihak perusahaan tempat almarhum bekerja.

Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *