Tiga BEM Perguruan Tinggi Kabupaten Sambas hadir pada FGD BEMNUS Provinsi Kal-Bar

Yuk Bagikan!

Foto bersama BEMNUS KALBAR, BEM IAIS, STIKES SAMBAS, POLTESA.

Pojokkata.com– Badan Eksekutif Mahasiswa IAIS Sambas, Politeknik Negeri Sambas, dan STIKES Sambas hadiri Temu Daerah BEMNUS Kalimantan Barat dan Focus Group Discussion di Aula Kantor Walikota Kalimantan Barat, Minggu (20/20). 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia dari BEMNUS Kalimantan Barat dengan mengangkat tema “Menakar Masa Depan Kal-Bar Pasca Pilkada dan Peran Millenial Menyikapi bahaya Covid-19”. 

Ketua Panitia, Muhammad Khoiruddin menjelaskan jumlah panitia dan rapat yang dilakukan dalam laporannya. 

“Panitia kegiatan ini berjumlah 20 orang, kami telah melakukan rapat sebanyak tiga kali tentang penyelenggaraan acara ini,” katanya. 

Pada kegiatan itu, turut hadir Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Ketua Komite IV DPD RI H Sukiryanto, Kornus BEMNUS Kalimantan, Korda BEMNUS Kalimantan Barat, undangan perwakilan dari STIKES Sambas, STAIMA Sintang, STITDAR Kubu Raya, Poltesa, IAIN Pontianak, STIT Singkawang, IAIS Sambas, Cipayung Plus, BEM UNU Kalbar, dan BEM Untan. 

Banyak opini dan pertanyaan yang terlontar dari masyarakat mengenai hasil dan dampak dari Pilkada Serentak 2020. Baik itu berkenaan dengan sisi positif maupun negatif. Kemudian tidak luput juga dari pandangan yaitu kasus covid-19 yang angkanya semakin tinggi khususnya di Kalimantan Barat.

Pada kesempatan biru, Walikota Pontianak, Ir. Rusdi Edi Kamtono, M.M., M.T. membuka lansung acara secara resmi kegiatan Bemnus di Pontianak itu.

Dalam sambutannya dia menyampaikan tentang pentingnya kolaborasi dalam memajukan daerah seperti pemuda-pemuda yang tergabung dalam BEM di Kalimantan Barat. 

“Bem memang di luar sistem pemerintahan, namun bersentuhan langsung dengan masyarakat, oleh karena itu perlunya kolaborasi bem seperti ini bersama-sama bergandengan memajukan Kalimantan Barat dan daerah-daerah yang ada di sekitarnya,” ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Komite IV DPD RI, H. Sukiryanto, S.Ag. memberikan materi yang pertama. Pada kesempatan itu, dia membahas beberapa hal tentang harapannya pasca pilkada. 

“Mudah-mudahan itu sampai akhir penetapan KPU berjalan dengan lancar, sehingga pemimpin-pemimpin, bupati-bupati betul-betul bertujuan untuk membawa kesejahteraan masyarakat di Kabupaten yang telah dipimpinnya,” ujarnya. 

Tidak hanya itu, Senator asal Kalimantan Barat itu juga menyinggung soal isu-isu mengenai penanganan pandemi Covid-19 dan vaksin covid-19. 

“Menurut pengamatan pemerintah bahwa ini akan berakhir ketika vaksin telah sampai ke Indonesia dan didistribusikan kepada rakyat Indonesia” tuturnya. 

“Dan isu mengenai vaksin itu banyak yang menjelekkan pemerintah. Teman-teman inilah yang akan membenarkannya,” tambahnya. 

Sedangkan Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. menekankan kepada seluruh hadirin jika ingin terjun ke dunia politik harus berani mengambil kebijakan yang tidak populer dan menguasai data. 

“Jangan takut mengambil kebijakan yang tak populer dan kuasai data kalau mau maju. Saya yakin dengan kalian menguasai data maka Kal-Bar ke depan, para kepala daerah terpilih menguasai data, Kal-Bar akan maju” ungkapnya. 

“Jika tidak menguasai data, maka data akan amburadul dan eksekusi tidak tepat sasaran,” pungkasnya. 

Di akhir FGD, seluruh aliansi bem yang tergabung dalam BEMNUS Kalimantan Barat melakukan deklarasi pernyataan sikap terkait dengan pencegahan covid-19.

Deklarasi tersebut diapresiasi oleh Gubernur Kalimantan Barat karena dianggap sebagai wujud kepedulian BEMNUS. 

Adapaun Presiden Mahasiswa Poltesa, Irfan Rabbani beranggapan bahwa ternyata masih banyak daerah yang bermasalah di sisi ekonomi, pembangunan, peraturan daerah dan lainnya. 

“Saya mengapresiasi betul kegiatan temu bem nusantara kalbar, di sini kita dapat menyampaikan terkait permasalahan di daerah kabupaten/kota masing-masing,” katanya. 

Melihat dari hasil pembahasan dalam kegiatan FGD, Presiden Mahasiswa IAIS Sambas, Pirdaus merasa bersyukur akan hal tersebut. 

“Bersyukur bisa bersilaturahmi dengan bem se-kalbar yang tergabung di bemnus kalbar dan juga dalam kegiatan tersebut kita menyampaikan dan mengkaji isu-isu daerah,” ungkapnya. 

Dalam hal yang sama Presiden Mahasiswa STIKES Sambas, Hana ‘Afifah juga berpendapat bahwa kegiatan ini sangat banyak memberikan manfaat. 

“Tentu saja acara seperti ini banyak memberikan manfaat, apalagi yang dibahas adalah mengenai isu-isu daerah, sehingga nantinya kita berharap akan ada tindak lanjut dari pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota,” tutupnya. (Nly)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *