BEM IAIS Sambas Salurkan Bantuan ke Desa Sepantai

Yuk Bagikan!

Pojokkata.com – Banjir yang melanda Desa Sepantai belum usai. BEM IAIS Sambas adakan penyaluran sembako yang berasal dari hasil galang dana di Dusun Satai dan Dusun Sepandak, Desa Sepantai, Kecamatan Sejangkung, Minggu (24/01/21).

BEM IAIS Sambas bergabung dengan Lazismu Kalimantan Barat, Lazismu Sambas, dan IMM Pontianak menyalurkan bantuan dengan menggunakan motor air, speed boat dan perahu.

Sekretaris Desa Sepantai, Turiyono mengatakan bahwa banjir di Desa Sepantai telah memasuki hari ke-sebelas.

“Banjir hari ini memasuki hari yang ke-sebelas, air memang sudah turun tapi beberapa rumah warga masih terendam, jikalau cuaca bagus dan tidak turun hujan, banjir akan tuntas dalam lima atau enam hari kedepan,” jelasnya.

Ketua BEM IAIS Sambas, Pirdaus menyebutkan jumlah paket yang disalurkan dari BEM IAIS Sambas tidak terlalu banyak untuk yang di Sepantai.

“Kalau dari BEM IAIS Sambas tidak terlalu banyak, karena kita juga terbagi di beberapa dusun, ada juga menyalurkan di Dusun Senabah, disini hanya 6 paket dan sisanya belasan paket di Senabah,” ucapnya.

Untuk keseluruhan paket yang tergabung dari BEM IAIS Sambas, IMM Pontianak dan Lazismu ada 51 paket.

Pirdaus berharap penyaluran sembako dapat meringankan beban masyarakat Desa Sepantai.

“Harapannya mudah-mudahan dengan bantuan yang kami salurkan ini dapat membantu masyarakat sekitar, kemudian bisa meringankan beban, kita berdoa bersama semoga air cepat surut dan warga bisa beraktivitas seperti biasanya,” pungkasnya.

Sekretaris Desa Sepantai juga menyampaikan rasa terima kasih kepada penyelenggara penyaluran bantuan.

“Terima kasih atas bantuan dari kawan-kawan yang tergabung dalam BEM IAIS Sambas, IMM Pontianak dan Lazismu kepada warga kami yang memang sampai pada hari ini masih belum bisa beraktivitas normal seperti biasanya,” ujar Turiyono.

Beliau berharap agar pemerintah segera menjadikan Desa Sepantai sebagai Desa Tanggap Bencana.

“Kami Desa Sepantai adalah bagian yang masyarakatnya tinggal di daerah aliran Sungai Sambas Besar, harapan kami karena bencana ini rutin terjadi, kami mohon kepada pemerintah supaya Desa Sepantai masuk menjadi yang ditetapkan sebagai Desa Tanggap Bencana,” tutupnya.


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *