Kapolres Ungkap Penyebab Kebakaran di Desa Makrampai

Yuk Bagikan!

BPK berupaya untuk memadamkan kebakaran di Desa Makrampai.

Pojokkata.com- Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo membenarkan jika telah terjadi kebakaran di Desa Makrampai.

Kebakaran yang terjadi di Desa Makrampai ini, telah membakar sebuah bengkel dan warung sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Sambas AKBP, Robertus B Herry Ananto Pratiknyo mengungkapkan sebanyak 2 buah bangunan dihanguskan oleh sijago merah.

“Kebakaran ini menghanguskan bengkel las milik Bu Hon Alias Ahon dan warung kecil milik Chi Jin, beralamat di Dusun Sutera, RT 07 RW 04 Desa Makrampai, Kecamatan Tebas,” ujarnya.

Ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, bahwa pada saat itu, para pekerja sedang asik mengerjekan tugas-tugasnya.

“Pada pukul 14.00 WIB, Saudara Ahon sedang bekerja bersama rekannya yakni, Suwandi, Yulianto, Rijal, dan Asmadi,” ungkapnya.

Lalu salah satu pekerja dan pemilik bengkel, melihat kobaran api disebuah ruangan.

“Suwandi yang berada di dalam bangunan beserta Ahon melihat api sudah menyala dibagian kamar kosong, bekas temat gudang alat dengan kondisi api sudah membesar,” jelas Kapolres Sambas.

Para pekerja pun panik, lalu bergegas untuk memadamkan api, hingga datang bantuan.

“Setelah itu ia memberitahukan kepada rekan kerjanya dan berusaha untuk memadamkan api bersama masyarakat setempat, lalu datanglah BPK Bhakti Mulya Tebas, BPK Srikandi Tebas, BPK Sambas, BPK Selakau,” sebutnya.

Dari beberapa keterangan, diduga bahwa penyebab kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik.

“Sumber api diperkirakan dari konsleting listrik,” kata Kapolres.

AKBP Herry juga menyampaikan apa saja yang sudah dilalap sijago merah.

“Ini barang yang dihanguskan akibat kebakaran, 1 Unit Bangunan (Bengkel Las) luas sekitar 25m x 12m, Alat Las Karbit dan Las Listrik, 1 Unit Mobil Jip Daihatsu yang sedang diperbaiki milik Dirun, Potongan Besi, Barang Elektronik (TV, CCTV, Mesin Cuci-Red),” sebutnya.

Lebih lanjut di ungkapkan oleh Kapolres akibat dari kebakaran itu, kerugian yang dialami cukup besar dan beruntung tidak terdapat korban jiwa.

“Akibat kejadian tersebut, kerugian mencapai sekitar Rp 350.000.000. Tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa ini,” tutupnya. (Yud)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *