Presiden Mahasiswa Poltesa Dukung Penuh Pendikar 2021

Yuk Bagikan!

BEM Poltesa bersama Wadir 3 Poltesa dalam acara PENDIKAR 2021

Pojokkata.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Sambas menggelar Pendidikan Karakter (PENDIKAR) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 pada hari Sabtu & Minggu,13 dan 14 Februari 2021 di Kampus Poltesa.

Walaupun di kondisi covid-19 seperti sekarang, pendikar tetap dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dari total 500 mahasiswa baru, kegiatan ini dilaksanakan menggunakan sistem gilir, yakni pembagian hari untuk setiap kelas atau menggunakan sistem shift.

Pendikar ini akan dilaksanakan selama 6 bulan ke depan, setiap bulan ada 2 kali pendikar. Cakupan materi yang disampaikan yakni nilai nilai pancasila, bela negara, kerohanian, serta pentingnya peran mahasiswa terhadap sosial bermasyarakat

Foto bersama pimpinan kampus dan BEM dengan peserta PENDIKAR 2021

Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Sambas, Irfan Rabbani menyampaikan bahwa pendidikan karakter penting bagi pertumbuhan mahasiswa.

“Pendikar ini dilaksanakan untuk membangun dan membentuk karakter mahasiswa yang peka terhadap permasalahan sosial, bangsa dan negara serta lebih mendalami fungsi fungsi Mahasiswa sebagai agent of change, agent of control dan iron stock,” ujarnya.

Irfan juga menyebutkan di era millennial seperti sekarang ini, banyak mahasiswa yang lebih memilih menutup diri dari permasalahan-permasalahan bangsa yang terjadi.

“Berada di zona nyaman dengan nongkrong tidak jelas tanpa ada pembahasan diskusi terkait permasalahan sosial. Mahasiswa sudah mulai melupakan nilai-nilai tri dharma perguruan tinggi yang harusnya tertanam didalam kepribadian karakter setiap mahasiswa,” jelas Irfan.

Mahasiswa Baru Peserta PENDIKAR 2021 Politeknik Negeri Sambas

Kemudian Irfan menambahkan bahwa melalui pendidikan karakter ini diharapkan terjadi transformasi yang dapat menumbuhkembangkan karakter positif, serta mengubah watak dari yang tidak baik menjadi baik.

“Pendidikan karakter ini diharapkan dapat menanamkan nilai nilai positif untuk membangun karakteristik mahasiswa lebih baik lagi, sadar akan fungsi dan peran mahasiswa dilingkungan kampus, masyarakat, bangsa dan negara,” tambahnya.

“Sebagaimana Ki Hajar Dewantara dengan tegas menyatakan bahwa pendidikan merupakan daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran (intellect), dan tubuh anak,” tutup Irfan.


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *