Dompet Ummat Salurkan Al-Quran untuk Daerah Pelosok di Kabupaten Sambas.

Yuk Bagikan!

BEM POLTESA dan DOMPET UMMAT Serahkan bantuan.

Tim Dompet Ummat Sambas serahkan sebanyak 30 buah al-Quran untuk Masjid Dusun SP2 Trans Seret Ayon, Desa Seret Ayon, Kec. Tebas, Kab. Sambas pada Sabtu, (27/02)

Desa Seret Ayon merupakan sebuah desa yang jauh dari akses listrik dan fasilitas lainnya. Untuk menuju ke lokasi harus menempuh tiga jam perjalanan dengan medan yang terjal dan bisa memakan waktu empat jam jika hujan.

Masyarakat Desa Seret Ayon sangat antusias dengan bantuan tersebut. Pasalnya, al-Quran yang mereka gunakan untuk pengajian selama ini sudah sangat usang. Dengan adanya bantuan tersebut, akan memudahkan mereka untuk melakukan aktivitas pengajian di masjid tersebut.

Nurlaila, SH selaku Pimpinan Dompet Ummat Sambas berharap, dengan adanya bantuan ini dapat menjadi penyemangat ibu-ibu untuk lebih aktif lagi menghidupkan masjid.

“Satu-satunya fasilitas umum yang menjadi tempat masyarakat Desa Seret Ayon menimba ilmu agama adalah di masjid ini. Dengan adanya bantuan ini, saya berharap ibu-ibu lebih semangat lagi mengajinya. Lebih semangat lagi menimba ilmunya,” Ujarnya.

Selain al-Quran, Dompet Ummat Sambas juga ikut berpartisipasi memberikan bantuan berupa fasilitas peraga pendidikan untuk perpustakaan mini yang dibangun BEM Poltesa bersama masyarakat Desa Seret Ayon tidak jauh dari lokasi masjid.

“Ada papan tulis, karpet evamat atau matras puzzle, penggaris kayu, poster, sempoa, dll yang diserahkan untuk perpustakaan mini Desa Seret Ayon melalui pengurus BEM Poltesa. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan adik-adik,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa BEM Poltesa, Irfan Rabbani, menuturkan harapannya semoga perpustakaan yang dibangun dapat meningkatkan minat baca warga Seret Ayon terutama anak-anak.

“Semoga dengan dibangun nya perpustakaan digunakan dengan sebaik mungkin dan dapat meningkatkan minat baca serta pengetahuan, tempat berkumpul dan berdiskusi nya warga dan terinspirasi untuk meninggikan pendidikan anak-anak,” Tuturnya.

Ia juga menyampaikan pesannya untuk pemerintah agar lebih memperhatikan daerah yang pendidikan nya masih sangat minim.

“Semoga pemerintah bisa lebih memperhatikan daerah-daerah terpencil terutama pendidikannya yang sangat minim seperti Desa Seret Ayon yang tergolong daerah 3T,” tutupnya. (Nik)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *