GAKKUM-KLHK Beri Harapan Palsu Pada Aksi Masa Kasus Jumardi

Yuk Bagikan!

Aksi Demonstrasi kasus Jumardi di Gedung BKSDA.

Pojokkata.com,- Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kabupaten Sambas laksanakan aksi Demonstrasi terhadap kasus Jumardi, Selasa (02/03/2021).

Aksi ini ditujukan kepada Kepala BKSDA yang telah mengambil keputusan sepihak atas penangkapan Sdr. Jumardi yang kemudian dibawa kejalur hukum.

Ditreskrimsus Polda Kalbar juga hadir untuk memberikan beberapa penjelasan serta melakukan pengamanan aksi.

Salah satu peserta aksi, Amir menyebutkan bahwa pada saat aksi, polda kalbar memberikan pernyataan yang dapat membebaskan Jumardi.

“Pada saat aksi kemarin telah disepakati untuk penangguhan penahanan untuk saudara jumardi dengan catatan harus ada surat kuasa dari sang istri kepada abang jumardi,” Tuturnya.

Ditreskrimsus Polda Kalbar, Karmel Efendi Tambunan mengatakan bahwa Jumardi dapat dibebaskan hari ini juga asal persyaratan dari Polda terpenuhi.

“Kalau surat kuasanya ada hari ini maka langsung kita proses, tapi suratnya di sampaikan dulu ke gakkum baru dr gakkum menyampaikan berkas2 kepolda kalau sudah lengkap maka jumardi pasti dilepaskan hari ini juga,” Katanya, Dikutip dari video KIM.

Amir melanjutkan setelah mendengar pernyataan dari Polda, aksi langsung menghubungi Pemerintah Desa Tempatan untuk mengirim surat penangguhan bermaterai dari istri Jumardi.

“Dari kesepakatan ini maka begitu habis dari aksi kita langsung menghubungi pihak pemerintah desa tempatan untuk membantu menyerahkan surat kuasa kepada pihak istri korban.”

“Lalu ditandatangani dibawah materai 10 ribu maka surat tersebut dikirim kembali oleh pemerintah desa secara elktronik karena pada saat aksi dari diskimsus polda mengatakan surat nya dikirm melalui menggunakan media online juga tidak masalah,” Jelasnya.

Setelah syarat dari Polda tersedia, Aksi Masa pun langsung menyerahkannya kepada GAKKUM.

“Kita langsung ke GAKKUM untuk menyerahkan surat kuasa untuk meminta penangguhan penahan,” Sebut Amir.

Namun Amir menjelaskan bahwa GAKKUM tidak komitmen dengan kata-kata yang disampaikan pada saat aksi tadi.

“Tapi yg kami sesalkan berbagai alasan yang disampaikan oleh dari pihak GAKKUM tidak sesuai apa yang disampaikan pada saat aksi.”

“Tidak bisa memastikan hari ini jumardi bisa di keluarkan karena harus ada persetujuan dari kepala pusat GAKKUM yang ada di banjarmasin,” Ungkapnya.

Para aksi demonstrasi dan pihak keluarga merasa kecewa dengan Keputusan GAKKUM.

“Kami melihat persoalan ini tidak ada niat baik dari GAKKUM untuk memberikan pembebasan sebagai tahanan semntara dengan berbagai dalih dan ini sangat kami sesalkan bahkan abang jumardi yg ikut juga merasa kecewa,” Tutupnya. (Yud)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *