HMI Cabang Sambas, Desak Pemda Berikan Pendampingan Hukum Jumardi

Yuk Bagikan!

Ketua Umum HMI Cab.Sambas, Pahmi Ardi.

Pojokkata.com,- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas dorong Pemda Sambas berikan pendampingan hukum untuk Jumardi.

Disampaikan, Pahmi Ardi Ketua Umum HMI Cabang Sambas, Kasus yang menimpa Jumardi salah satu dari sekian banyak warga Kabupaten Sambas yang tidak mengetahui tentang aspek hukum UU No. 5 Tahun 1990 berikut aturan pelaksanaan terkait jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, “katanya.

“Lemahnya pengetahuan tentang norma hukum dan aturan di akibatkan lemahnya semangat dan ikhtiar pihak BKSDA dan Balai Gakum KLHK dalam mensosialisasikan masalah aturan ini ditingkat masyarakat”ucap Pahmi Ardi.

Ditambahkan Pahmi, kasus Jumardi ini menjadi pelajaran penting, agar kedepan juga menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah untuk melihat aspek kebutuhan dalam mensosialisasikan produk-produk hukum atau aturan yang berimplikasi kepada warga.

HMI Cabang Sambas Minta Kedepankan Langkah Preventif

Dikatakan Pahmi, pihak Balai Gakum KLHK Seksi III Pontianak, mestinya lakukan langkah preventif, baik teguran lisan ataupun tulisan. Kejadian ini menyajikan sebuah tindakan hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah, “bebernya.

Pahmi menyatakan, akan banyak potensi terjadinya pelanggaran hukum seperti yang dialami Jumardi saat ini, dengan melihat bentang alam tempat habitat tumbuhan dan satwa yang dilindungi yang dibeberapa wilayah di Kabupaten Sambas.

“Pemerintah daerah Kabupaten Sambas bersama DPRD harus segera melakukan pendampingan hukum terhadap kasus ini minimal dapat memberikan penangguhan penahanan kepada Jumardi” desak Ketua HMI Cabang Sambas, Pahmi.

Kami dari HMI Cabang Sambas, tidak ingin ada kasus seperti yang menimpa Jumardi dikemudian hari diakibatkan minimnya informasi tentang tumbuhan dan satwa yang dilindungi, “tutup Pahmi. (Gu)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *