Aliansi Mahasiswa Sambas lakukan Aksi Lanjutan di Kejaksaan Negeri

Yuk Bagikan!

Aksi aliansi mahasiswa didepan kantor Kejaksaan Sambas.

Pojokkata.com,- Aliansi Mahasiswa Sambas dan Masyarakat Kabupaten Sambas lakukan Aksi Damai di Kejaksaan Negeri Sambas, Selasa (9/2/2021) .

Tepat pukul 09.00 Wib massa aksi bergantian melakukan orasi-orasi atas pembelaan terhadap penangkapan saudara Jumardi dalam kasus penjualan burung bayan dengan dikenakan delik UU No. 5 tahun 1990 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar.

Salah satu orator Muhammad Rifa’i mengatakan Mahasiswa dan Masyarakat yang ikut aksi damai ini untuk bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sambas guna menanyakan perkembangan kasus Jumardi.

“Kami datang untuk mempertanyakan apakah benar kasus Jumardi sudah P21 dan akan di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Sambas,” ujarnya.

Rifa’i juga melanjutkan jika kasus ini belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sambas maka mereka mempertanyakan sikap BKSDA yang mengatakan sudah P21 dan akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sambas.

“Jika hal itu tidak benar, atau sama sekali belum dilakukan, maka kami menilai bahwa BKSDA sudah melakukan kebohongan publik dengan mengatakan bahwa kasus ini sudah P21,” tutur Rifa’i.

Aksi ini diikuti kurang lebih 200 mahasiswa dan Masyarakat asal Sambas dari beberapa elemen mahasiswa baik dari Komite Mahasiswa Kab.Sambas (KMKS), Ikatan Mahasiswa Sambas (IKMAS) BEM IAIS Sambas, BEM Poltesa Sambas, FMKP, IMTEK, IMKAS, serta HMI komisariat Syariah Cabang Sambas.

Dari Masyarakat Sambas berasal dari Pemangkat, Tebas, Sebawi, Sambas, Tekarang,Teluk Keramat, Galing, Sejangkung, dan Jawai. (Sbr)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *