IAIS Sambas Gelar Audiensi bersama Sekda dan DPRD Kabupaten Sambas

Yuk Bagikan!

Audiensi di ruang rapat DPRD Kabupaten Sambas

Pojokkata.com – Dalam rangka percepatan proses penegerian, Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas adakan audiensi di DPRD Kabupaten Sambas, Selasa (16/03/21).

Audiensi tersebut dihadiri oleh Rektor IAIS Sambas, Dr. H. Jamiat Akadol, M.Si, M.H. beserta jajarannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar,M.Si., Ketua DPRD Sambas, H. Abu Bakar, S.Pd.I. beserta jajaran wakil ketua dan ketua komisi DPRD Sambas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sambas, H. Sabhan, dan Kabag Kesra Sambas.

Pembicaraan dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Sambas sebagai moderator, mempersilakan Rektor IAIS Sambas untuk menyampaikan proses penegerian IAIS Sambas.

“Rencana penegerian IAIS ini berkaitan dengan adanya kebijakan dari pusat yaitu Instruksi Presiden No .1 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain dan Skouw. Ini lah peluang kita untuk mendapatkan perhatian, kita merespon dari kebijakan pemerintah pusat tersebut,” jelas Rektor IAIS Sambas.

Dalam audiensi tersebut ada beberapa rekomendasi yang disampaikan yaitu:

  1. Pembuatan Perda tentang dukungan penegerian IAIS Sambas menjadi IAIN Sambas.
  2. Pembentukan Tim Bersama Penegerian IAIS Sambas oleh Bupati Sambas, yang keanggotaannya terdiri dari unsur pemerintah daerah, unsur DPRD, unsur IAIS Sambas, dan unsur Kementerian Agama Kabupaten Sambas.
  3. Melakukan koordinasi dengan Menteri Agama RI, Menpan-RB RI, DPR RI, DPD RI, dan pihak lainnya.
  4. Melakukan MoU antara Pemerintah Kabupaten Sambas dengan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam rangka penegerian IAIS Sambas.

Ketua DPRD Kabupaten Sambas menyampaikan dukungannya kepada IAIS Sambas.

“Kami mendukung perubahan IAIS Sambas menjadi IAIN, tentunya sangat perlu dukungan pemda dalam menghadapi kelemahan atau kekurangan yang masih ada,” ujar Abu Bakar.

Dalam hal ini Sekda Kabupaten Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si. juga turut menanggapi serta memberi solusi untuk percepatan penegerian IAIS Sambas.

“Untuk menjadi negeri memang agak susah susah nyaman, saya pernah mengalaminya waktu di poltesa, bentuk tim, utus satu orang untuk fokus pada proses penegerian ini,” ucapnya.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sambas, Ir. H. Arifidiar, M.H. mengemukakan pendapatnya mengenai apa yang harus dilakukan dalam proses penegerian IAIS Sambas.

“Apa yang dilakukan hari ini include ke dalam pembangunan pendidikan, perlu kesungguhan dan keseriusan semua pihak, tunjukan dulu apa yang menjadi wewenang kita di daerah, tuangkan dalam bentuk MoU dan diwujudkan secara legalitas, jangan hanya menjadi sekedar omongan,” pungkasnya.

Ketua tim percepatan penegerian IAIS Sambas, Dr. H. Arnadi, M.Pd menyebutkan akan menggunakan jalur apapun untuk proses persiapan penegerian.

“Kita akan gunakan jalur apapun, kita siapkan segala kebutuhan dasar disini, mudah-mudahan niat bersama, doa bersama, kerja sama ini membuat yang sulit menjadi mudah,” ujar Arnadi. (Nly)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *