12 Tahun Vakum, DPD KNPI Kalbar Lantik KNPI Singkawang

Yuk Bagikan!

Penyerahan Jabatan DPD KNPI Di Kota Singkawang.

Pojokkata.com- Pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Singkawang masa khidmat 2021-2024 di Balairung Kantor Walikota Singkawang berlangsung sukses dan meriah, Sabtu (27/3/2021).

Tak tanggung-tanggung, setelah 12 tahun vakum kepengurusan roda organisasi, pelantikan DPD KNPI Kota Singkawang kali ini dikukuhkan dan dihadiri kedua unsur DPD KNPI Kalbar baik kepemimpinan Erry Iriansyah maupun Joni Isnaini.

Moment bersejarah pelantikan pengurus sekaligus rakerda ini, dihadiri Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama Forkopimda Kota Singkawang. Turut dhadir para senior dan sesepuh KNPI Singkawang.

Dalam sambutannya, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie berharap warga masyarakat untuk tetap patuh mentaati protokoler kesehatan covid 19. Termasuk acara pelantikan DPD KNPI ini agar menerapkan prokes secara ketat, “himbaunya.

Tjhai Chui Mie juga menyinggung program kerja KNPI Singkawang kedepan, “suatu daerah akan sangat cepat maju, apabila pemuda pemudanya bekarya dan berkreatifitas.

Tadi kita telah mendengarkan lagu mars KNPI, ada satu bait yang saya cermati yaitu memelihara kerukunan. “Jadi rukun dan akur, jangan ada dualisme, “harapnya.

Walikota Singkawang ini juga menyentil dualisme ditubuh DPD KNPI Kalbar, “kita tunggu DPD KNPI Provinsi bersatu agar terlaksananya Musda DPD KNPI Provinsi Kalbar, dengan satu KNPI. ya kita tunggu ya, “desaknya.

Ketua DPD KNPI Singkawang, Dido Sanjaya dalam pidatonya menyampaikan, adapun pelantikan DPD KNPI Singkawang ini mengusung tema “mewujudkan eksistensi KNPI di era 4.0”. Untuk mewujudkan hal ini semue elemen pemuda yang berhimpun di KNPI Singkawang wajib menguasai IT dan melek teknologi digital, “katanya.

” Digitalisasi saat ini menjadi kebutuhan. Karena hampir di semua lini penting saat ini berbasis digital (aplikasi). Mau makan bisa beli di aplikasi, mau bepergiaan tinggal klik dengan aplikasi. Ini artinya, digitalisasi sekarang ini telah menjadi kebutuhan utama selain sandang, papan, pangan dan, ” terangnya.

“Berikan saya 10 orang pemuda maka saya akan genggam dunia. Diera digital ini, dunia dunia seperti dalam genggaman. Untuk itu tugas pemuda mengisi ruang-ruang percakapan dunia digital ,”tutup Dido Sanjaya. (Gus)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *