KJRI Kuching Kembali Bantu Pulangkan Warga Sambas Beserta 6 Anaknya

Yuk Bagikan!

Etriana (32 tahun) bersama dengan 6 orang anak kandungnya

Pojokkata.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching kembali memfasilitasi kepulangan WNI asal Sambas, Etriana (32 tahun) bersama dengan 6 orang anak kandungnya melalui PLBN Entikong. Etriana memutuskan kembali ke kampung halaman dikarenakan suaminya yang berkewarganegaraan Malaysia telah meninggal dunia pada 7 Maret 2021.

Dikarenakan kesulitan memenuhi nafkah untuk ke 6 anak kandungnya setelah ditinggal suami, Etriana memutuskan untuk memboyong ke 6 anaknya pulang ke Sambas, sebagaimana disampaikan pihak KJRI Kuching dikutip dari laman Facebook Page.

Ibu Etriana memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan melapor ke KJRI Kuching dan memohon bantuan kepulangannya. Pihak KJRI Kuching juga sudah menghubungi pihak Keluarga yang bersangkutan di Sambas dan sudah bersedia menerima mereka pulang kerumahnya di Sambas.

Disampaikan pihak KJRI, bahwa proses kepulangan ibu Etriana beserta ke 6 anaknya terkendala karena tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah terutama keenam anak kandungnya.

Masih menurut pihak KJRI Kuching, bahwa dokumen perjalanan ibu Etriana dan ke 6 anaknya telah difasilitasi penyelesaiannya dengan melakukan koordinasi, baik dengan keluarga, pihak yang berwenang di Kabupaten Sambas, Imigrasi Sarawak dan pihak otoritas lainnya di Kuching.

Pada hari selasa, (30/3/2021), KJRI Kuching akhirnya menghantar dan membantu kepulangan mereka (repatriasi) ke Indonesia melalui PLBN Entikong.

Sehari sebelum kepulangan juga telah dilakukan test covid-19 di Rumah Sakit KPJ Kuching. Sesampai di PLBN Entikong mereka diterima Satgas Pemulangan WNI/PMI. (*)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *