Peringati Milad Ke- 24, MABMKB Gelar Buka Puasa Bersama.

Yuk Bagikan!

Sesi foto Bersama Jajaran Pengurus di Acara Milad ke- 24 Tahun Majelis Adat dan Budaya Melayu (MABM) Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (17/4/2021).

Pojokkata.com,- Bertempat di Balai Saprah Rumah Melayu pada hari Sabtu, 17 April 2021 MABMKB melaksanakan milad ke-24 secara sederhana.

Acara yang diawali dengan pembukaan oleh Sekretaris Umum MABMKB Drs. Budiman Tahir.,M.Si dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Tampak hadir dalam Kegiatan milad selain Dewan Pengurus hadir juga Bupati Sambas terpilih H.Satono ,S.Hi,.MH bersama istri.

Dalam sekapur sirih ketua umum Prof. Dr. Chairil Effendy, M.S. menyampaikan bahwa dalam milad ke-24 ini mengajak kembali untuk merefleksi sejarah berdirinya MABMKB pada 24 tahun yang lalu tepatnya 19 April 1997 yang bersamaan dengan 11 Dzulhijah 1417H.

Dalam perjalananya telah menampakkan simbol – simbol melayu dengan berdirinya rumah Melayu baik di Provinsi dan beberapa Kab/Kota seperti Kapuas Hulu, Sintang, Singkawang, Mempawah, Landak dan Sanggau serta akan menyusul di Ketapang serta Sambas.

Sekretaris Umum Drs.Budiman Tahir, M.Si menambahkan, Acara milad juga dihadiri H Rusman Ali mantan Bupati KKR, anggota DPR RI Sy Abdullah Alqadrie, Kepala Biro Administrasi Umum dan Pembangunan Linda Purnama serta Raja Tayan dan Permaisuri.

Sebelum berbuka puasa dilakukan pemotongan kue oleh Ketua Umum yang diserahkan kepada Dewan penasihat, Bupati Sambas terpilih H. Satono dan Raja Tayan ungkap,” Budiman.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan mendengarkan tausyiah oleh Dr. Samsul Hidayat dengan materi “Makna Puasa yang Hakiki Bagi Umat Islam” jelas,” Budiman.

Dalam rangkaian acara milad dilanjutkan sholat tarawih di masjid Al Hijrah rumah Melayu Kalbar.

Budiman menambahkan bahwa Acara milad dihadiri sekitar 100 orang, diantaranya Dewan Pengurus dan istri, acara yang dilaksanakan di Balai Saprah Melayu di kawasan rumah Melayu dengan pola saprahan dan menu Melayu.

Budiman mengatakan, dimana bangunan pusat jajanan yang baru selesai direnovasi dijadikan pusat jajanan dengan usaha warung kopi melayu, rumah makan dan jajanan souvenir serta pengobatan tradisional berupa bekam,”ungkapnya.

Semua peserta yang hadir diwajibkan untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Terlihat rasa suka cita yang hadir dengan adanya acara milad karena bisa bersilaturahmi di masa pandemi Covid-19 ini, “pungkas Budiman Tahir. (Amr)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *