KIM Pojok Kata Gelar Bukber dan Silaturahmi Bersama Anak Yatim

Yuk Bagikan!

Pojokkata.com – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Pojok Kata Kabupaten Sambas bersama Bank Kalbar Cabang Sambas dan Poltesa menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan anak yatim, Senin (03/05/21) di Gedung Terpadu Poltesa, Sambas.

Dalam silaturahmi dan buka bersama KIM Pojok Kata dengan tema “Bersihkan Diri, Bersihkan Hati, Kita Nyalakan Kebangkitan Sambas di Masa Pandemi” panitia menghadirkan penceramah Kepala Sekolah MAN IC Sambas, Mursidin, S.Ag, M.Ag.

Dalam pesan hikmah ramadhan, Mursidin menyampaikan bahwa hakikatnya menyantuni anak yatim itu adalah dengan cara membawa anak yatim ke dalam keluarga.

“Keluarga muslimin mencukupi kebutuhannya, mengajari dan mendidiknya sampai akil baligh. Itulah bentuk santunan kepada anak yatim yang paling utama,” urainya.

Penjamin anak yatim harus memperlakukan mereka seperti keluarganya sendiri dalam hal sandang, pangan, dan pendidikan. Begitulah yang dilakukan para sahabat-sahabat,” jelasnya.

Tampak hadir dalam acara buka puasa bersama dan silaturahmi ini Ketua MABM Kab. Sambas, Misni Safari, Ketua Forum Karang Taruna Kab. Sambas Erik Darmasyah, Eko Setiawan HIPMI dan jajaran pimpinan Poltesa dan Bank Kalbar Sambas.

Dalam sambutannya, Sukardi, S.H, M.M., Kepala Bank Kalbar Cabang Sambas menyampaikan bahwa Ikhwal berbagi kebahagiaan bersama anak yatim adalah sesuatu bentuk kesalehan sosial yang mencerminkan manusia yang bertaqwa dijalan-Nya. Insya Allah membahagiakan anak yatim segala urusan kita didunia akan dipermudah dan sebaik-baik manusia itu bermanfaat bagi manusia lainnya,” ucapnya.

Ditambahkan Direktur Poltesa, Mahyus dengan mengutip Surah Al-Maun, bahwa para pendusta agama salah satunya adalah orang-orang yang menelantarkan anak-anak yatim. Surah Al-Maun memberikan peringatan kepada umat Muslim untuk bersikap baik kepada anak yatim, tapi juga menegaskan gambaran mengenai beberapa hal. Seperti orang-orang yang tidak mau membayar zakat, enggan membantu fakir miskin, dan mempunyai harta yang cukup baik, namun tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungannya,” tegasnya. (Gus)


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *