Musnahkan Lebih Dari 1,5 Ton, Bukti Kuat Komitmen BNN dalam Perang Melawan Narkoba

Yuk Bagikan!

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose (kiri) memeriksa hasil laboratorium pengecekan sampel narkotika yang akan dimusnahkan di Lapangan Parkir Kantor BNN RI, Jakarta, Selasa (25/5/2021). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Pojokkata.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memusnahkan barang bukti narkotika di antaranya berupa ganja, sabu, dan ekstasi pada hari Selasa (25/5/2021).

BNN lakukan pemusnahan kelima di tahun 2021 dengan total barang bukti 794,62 kg sabu, 19.675 butir ekstasi, dan 22,33 kg ganja. Jumlah fantastis tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 9 kasus yang dilakukan dalam kurun waktu Maret – April 2021.

Sementara itu, dengan adanya pemusnahan kelima ini maka total barang bukti yang dimusnahkan BNN sepanjang tahun 2021 telah mencapai lebih dari 1,5 ton. Hal tersebut menjadi bukti kuat komitmen BNN dalam perang melawan narkoba.

Kepala BNN RI Komjen Pol Dr Drs Petrus Reinhard Golose MM.

“Hal tersebut menjadi bukti kuat komitmen BNN dalam perang melawan narkoba,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI Brigjen Pol Sulistyo Pudjo, dikutip dari niagaasia.com melalui keterangan tertulis.

Adapun sembilan kasus dari barang bukti narkoba yang dimusnahkan pada hari ini sebagai berikut.

Yang pertama, BNN bersama Bea Cukai mengamankan dua orang anggota jaringan sindikat narkoba berinisial AL dan JA yang menyelundupkan sabu seberat 95,06 Kg dengan menggunakan kapal kayu, pada 14 April 2021. keduanya membawa sabu tersebut dari Kalimantan menuju Sulawesi Selatan.

Yang kedua, BNN Provinsi DKI Jakarta menggagalkan penyelundupan sabu asal Medan, Jumat 19 Maret 2021 di depan kantor pemadam kebakaran, Jalan Kembangan Raya, Jakarta Barat. Dalam penangkapan tersebut petugas mengamankan pria berinisial GG dengan barang bukti sabu seberat 5,15 kg. Selain itu, petugas juga menangkap tersangka A yang diketahui sebagai pengendali di rumahnya dan mengamankan 22,40 kg ganja.

Yang ketiga, seorang pria berinisial ML ditangkap petugas di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur dengan total barang bukti sabu sejumlah 0,095 kg. Tersangka ditangkap pada hari Senin, 22 Maret 2021 saat sedang melintas di depan Rindam Jaya sekitar pukul 17.00 WIB.

Yang keempat, petugas gabungan BNN dan Bea Cukai melakukan penangkapan terhadap 3 orang ABK berinisial R, DK, dan F saat melintas menggunakan kapal boat pada hari Sabtu 17 April 2021. Ketiganya diamankan setelah ditemukan 4 karung berisi 75 bungkus narkotika seberat 77,67 kg. Selanjutnya petugas menangkap pria berinisial M di tepi pantai Dusun Sampan, Aceh Timur yang diketahui memerintahkan ketiga tersangka. Berdasarkan pengakuan M penyelundupan tersebut dikendalikan oleh kakaknya berinisial SS yang saat ini berada di Lapas.

Yang kelima, Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap sebuah rumah yang menjadi gudang penyimpanan narkoba di daerah Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, pada 21 April 2021. Di TKP, petugas menyita 420 boks plastik yang berisi sabu seberat 536,84 kilogram dari tersangka berinisial BU.

Yang keenam, BNN berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu yang dilakukan oleh tiga orang pria, masing-masing berinisial MH, US, dan RU pada Selasa, 20 April 2021 di Aceh Timur. Dari jaringan ini petugas menyita sabu seberat 26,66 kg. Salah satu tersangka berinisial US merupakan oknum anggota DPRK Bireun.

Yang ketujuh, tim gabungan BNN dan Bea Cukai melaksanakan penyelidikan dan operasi bersama. Tepat pada tanggal 27 April 2021, tim gabungan melakukan patroli di sekitar Pulau Burung dan memberhentikan sebuah kapal kayu bernama KM Tohor Jaya yang mencurigakan. Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan 2 buah tabung gas yang di dalamnya terdapat 17 bungkus teh China berisi sabu seberat 17,81 kg berikut seorang tersangka  berinisial SU.

Yang kedelapan, berawal dari informasi P2 Bea Cukai Dumai tentang adanya pengiriman narkotika jenis sabu dari Malaysia tujuan Dumai, maka BNN melakukan koordinasi dengan tim Bea Cukai untuk mengungkap kasus ini. Pada tanggal 28 Maret 2021, berhasil mengamankan tiga orang laki-laki masing-masing berinisial MA alias Uwak, dan M di Dumai, dengan barang bukti sabu 31,83 kg.

Yang kesembilan, pada hari Senin, 29 Maret 2021 tim BNN menangkap dua pria berinisial S alias Wandi dan FDS alias Faisal di Jembatan 2 Jalan Lintas Bagan Siapi-api, Riau. Dari hasil penangkapan tersebut tim mengamankan 4 bungkus sabu seberat 4,23 Kg dan 5 plastik berisi 19.700 butir ekstasi (MDMA) dari sebuah mobil yang dikendarai kedua tersangka.

Sumber : Biro Humas dan Protokol BNN RI
Editor : Nelsy Y.


Yuk Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *